Denpasar, 01/September/2024 – Tular Nalar 3.0 “Akademi Digital Lansia Berbudi” Br. Abian Kapas Kaja, Kelurahan Sumerta, Kota Denpasar
Dalam upaya meningkatkan literasi digital bagi lansia agar bisa menangkal penyebaran hoaks serta terhindar dari informasi penipuan yang sering meningkat, maka dari itu Program Akademi Digital Lansia (ADL) hadir sebagai solusi. Program ini diinisiasi oleh Tular Nalar Mafindo yang merupakan sebuah organisasi yang berkomitmen dalam memerangi hoaks dan meningkatkan literasi digital masyarakat. Akademi Digital Lansia bertujuan untuk membantu publik dalam mengidentifikasi hoaks melalui literasi media dan pemikiran kritis. Tular Nalar, telah hadir selama tiga tahun dengan fokus capaian yang berbeda tiap tahunnya. Saat ini, Tular Nalar telah berkembang menjadi Tular Nalar 3.0 dengan fokus utama menjangkau anak muda calon pemilih pemula, serta warga pra-lansia hingga lansia.
Tular Nalar, program pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh MAFINDO dan didukung oleh Google.org, dengan Love Frankie sebagai mitra pelaksana, telah muncul sebagai platform online pembelajaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyikapi hoaks melalui literasi digital dan pemikiran kritis. Dikembangkan bekerja sama dengan Institut Kebudayaan dan Kemanusiaan MAARIF pada tahap awal, Tular Nalar telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam tiga tahun ini, dengan preferensi khusus untuk melibatkan first-time voters pre-lansia, dan lansia.
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) adalah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi misinformasi dan hoaks. Berdiri pada tahun 2016, MAFINDO memiliki lebih dari 95.000 anggota online dan 1.000 sukarelawan. MAFINDO memiliki 20 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dan mencakup berbagai bidang, termasuk namun tidak terbatas pada pencegahan hoax, hoax busting, edukasi publik, seminar, lokakarya, advokasi, pengembangan teknologi anti-hoax, penelitian, dan keterlibatan sosial di tingkat akar rumput.
Pelatihan Akademi Digital Lansia Tular Nalar Mafindo dilaksanakan pada Minggu, 1 September 2024 di Banjar Abian Kapas Kaja, Desa Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur dengan total peserta 110 orang dari usia 45 tahun keatas. kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Kominfos Denpasar Gde Wirakusuma Wahyudi S.Sos yang didampingi oleh Kepala Lurah I Wayan Eka Apriana SST.Par dan Ketua Relawan TIK Provinsi Bali I Gede Putu Krisna Juliharta S.T.,M.T.
Sebelum memulai pelatihan, para peserta diajak untuk senam Bersama yang menyenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan pelatihan ini mengambil tema “Lansia Berbudi (Bersama Bugar Digital) ” yang mencakup tentang bagaimana cara agar terhindar dari hoaks guna I Wayan Eka Apriana mencegah penipuan. Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat mengakses informasi yang akurat, berkomunikasi dengan keluarga dan teman secara virtual, serta menjaga privasi data pribadi. Disela- sela penyampaian materi pelatihan juga terdapat Gim yaitu Gim Tangkis Penipuan yang menyenangkan serta membangun semangat para peserta. Selain itu Gim Tangkis Penipuan juga bertujuan untuk melatih kewaspadaan, berpikir kritis, dan kecepatan dalam merespons situasi penipuan dengan menggunakan kartu langkah.
Kepala kelurahan Sumerta I Wayan Eka Apriana SST. Par menyampaikan bahwa literasi digital sangat penting untuk dipahami oleh para lansia sehingga bisa terhindar dari hoaks dengan meningkatkan pemahaman literasi digital juga dapat membantu masyarakat lansia untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang beredar serta harapan nya agar bisa menjadi pengguna digital yang lebih Cerdas dan bertanggung jawab. oleh karena itu kegiatan pelatihan merupakan langkah awal untuk menciptakan masyarakat lansia digital yang lebih baik.
Selain itu, Sekretaris Kominfo Kota Denpasar Gde Wirakusuma Wahyudi, S.Sos. Memberikan dukungan terhadap kegiatan Akademi Digital Lansia Tular Nalar 3.0. agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat seputar literasi digital serta kemampuan berpikir kritis kepada masyarakat, mengingat pentingnya belajar tentang digital khususnya terkait penipuan, pemilu, dan misinformasi agar masyarakat lansia terlindungi dari hoaks serta kekacauan dunia informasi, “ujarnya.
Salah satu Peserta I Gusti Ketut Alit Supartha yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan “bersyukur telah diberikan pengetahuan tentang penggunaaan media sosial, wawasan kami menjadi terbuka tentang bagaimana pengaruh sosial media terhadap kehidupan di era digital sekarang dan kami juga harapan kami semoga kegiatan ini juga bisa menyasar kepada anak-anak sekolah, karena anak-anak disekolah juga mengalami kekurangan informasi mengenai penggunaan sosial media yang baik dan cerdas, semoga harapan dari lansia dan orang tua mendapatkan hasil yang baik.“ ujarnya.
Informasi lebih lanjut tentang Tular Nalar, silakan kunjungi kami di https://tularnalar.id/tentang-kami/
atau terhubung dengan kami di platform media sosial melalui https:linkin.bio/tularnalar.
Informasi lebih lanjut tentang MAFINDO di https://www.mafindo.or.id/tentang-kami/